Thursday, February 19, 2009

MEMORI MASA DEPAN

Rasanya hampir setiap bulan berbagai perusahaan meluncurkan produk dengan teknologi terbaru memori flash drive. Teknologi ini membuat hampir semua perangkat elektronik masa kini seperti pemutar musik portable, kamera dan tentu saja ponsel, menjadi semakin kecil. Namun dalam beberapa tahun ke depan, bagaimamapun perkembangan memori flasdrive akan terhentidan teknikbaru dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitasnya. Itulah saatnya ‘ graphene ‘ akan hadir.
Banyak konsumen akan meyakini bahwa generasi lanjutan dari perlatan eletronik seperti pemutar musik portable , ponsel,kamera dan sejenisnya akan dipenuhi oleh koleksi lagu,koleksi fotodan video. Karenanya para ahli telah memikirkan cara untuk mengecilkan komponen chippadamemori flash agar dapat menampung data yang besar. Meskipun demikian,pasti memori flash akan sampai pada batas seberapa kecil sirkuitnya dapat dibuat. Karena itu kelompok peneliti dari perusahaan – perusahaan yang bergerak dibidang ini mulai mencari alternative lain.
Sangat Kecil Namun Tetap Tangguh
Jim Tour, ketua tim dari kelompok peneliti di Houston dari para ahli kimia dari Rice Universitymengatakan bahwa Ia dan laboratoriumnya tidak mencari solusi dari persoalan tersebut sejak mereka mulai bekerja dengan ‘ grapheme ‘ ( jamak dari graphit).graphen merupakan komposisi dari atom karbon. Menurut Wikipedia, graphit, sebagaimana berlian,adalah bentukalotrop karbon, karena kedua senyawa ini mirip namun struktur atomnya mempengaruhi sifat kimiawi dan fisikanya. Grafit terdiri atas lapisan atom karbon yang dapat menggelincir dengan mudah. Artinya, grafit amat lembutdan dapat digunakan sebagai minyak pelumas untuk membuat peralatan mekanis bekerja lebih lancar. Grafit sekarang umun digunakan sebgai ‘ timbal ‘ pada pensil dan berwarna kelabu. Akibat delokalisasi electron pada permukaannya,grafit dapat berfungsi sebagai konduktor listrik. Secara alamiah,grafit ditemukan di Sri Lanka,Kanada dan Amerika Serikat. Grafit juga disebut sebagai timbale hitam. Sekedar informasi grafit dinamai oleh Abraham Gottob Werner pada tahun 1789 dengan mengambil kata dari bahasa Yunani.
Ketika bekerja dengan graphene di laboratoriumnya inilah, Jim Tour menyadari bahwa sebagian kecil dari graphene itu dapat di desain menjadi media penyimpanan, dasar utama memori.
Saat pengujian graphene sebagai perangkat penyimpan, ia menemukan bahwa bahan itu bekerja lebih baik dibandingkan bahan silicon yang selama ini dijadikan bahan dasar memori flash. Arus yang dihantarkan pada bahan itu lebih sempurna pemakaianya, menimbulkan panas yang sangat sedikit dan dapat digunakan pada temperator minus 100 derajat Fahrenheit hingga 400 derajat Fahrenheit.
Jalan Panjang Untuk Mewujudkanya
Sirkuitmya dapat dibuat lebih kecil (kurang dari 10 nanometer, perangkat flash memori terkecil saat ini sirkuitnya berukuran 34 nanometer).dan yang paling penting, memori grapheme dapat ditumpuk menjadi tiga dimensi bila dibandingkan dengan array (dalam ilmu computer adalah suatu tipe data struktur yang dapat menyimpan banyak data dengan satu nama yang sama dan menempati tmpat di memori yang berurutan dan bertipe data yang sama pula) yang dapat disusundua lapisan bila menumpukan memori ke satu chip. Jim Tour mengatakan bahwa laboratoriumnya sudah bekerja sama dengan pabrikan bila memori berbasis graphene dapat dikomersialkan. Namun jalan masih panjang, dan masih dibutuhkan banyak dana untuk mewujudkan teknologi ini. Tapi paling tidak hari ini sudah ada pengembangan memori flash.
Tanggapan Terhadap “Graphene”
Para pakar di industri memori computer mengatakan bahwa akan sulit mengembangkan perangkat memori berbasis graphene karena memori flash dan hampir semua chip dibuat menggunakan silicon. “ Kami belum tahu kalau ada material lain yang sebaik silicon, “ kata Jim Hendy, analis semiconductor Los Gatos, California. Sejak silicon digunakan pada perangkat elektronik setengah abad yang lalu, miliaran dolar telah dihabiskan untuk penelitian dan pengembangan material berbahan dasar silicon untuk digunakan pada computer, kata Handy. Artinya perusahaan – perusahaan sudah familiar dan nyaman bekerja dengan silicon. Menanggapi pernyataan itu, Jim Tour mengatakan bahwa teknologi graphene dapat di tempatkan pada chip silicon, sehingga menghilangkan kekhawatiran beberapa industri yang tertarik untuk mengembangkanya.
Sumber technewsworld.com

No comments: