Thursday, January 8, 2009

Lengser Keprabon Secara Massal Dengan Bunuh Diri

Turun tahta secara kesadaran diri sendiri atau dipaksa, umum terjadi pada bangsa manusia. Seandainya terjadi undur diri secara massal dengan cara bunuh diri dan terjadi pada bangsa manusia, mungkin akan menjadi berita heboh.

Pengalaman ini benar benar terjadi, tetapi bukan pada manusia lho..., namun pada bangsa semut. Unik memang sisi kehidupan yang ada di sekitar kita itu. Suatu sore hari, saat saya pulang dari hutan, di Kalimantan Tengah, usai melakukan penelitian, dikejutkan dengan ribuan semut yang sudah mati di halaman. Mungkin ratusan ribu, karena semut-semut itu sudah mati dan memenuhi halaman seluas 3x4 meter itu.

Kemudian aku mengamati satu persatu, apakah ada yang menyemprot dengan obat serangga atau tidak. Jadi sebuah pertanyaan dalam benak ini. Terus aku amati dan mencari lubang semut barang kali ada bekas bau obat serangga atau tidak. Eh..rupanya tidak, semut yang berwarna coklat tua (semut api yang gatal kalau menggigit) keluar dari lubang, jalan entah apa yang dicari, tetapi setelah berjumpa dengan semut yang coklat juga, langsung saling menggigit, dan dua-duanya mati.

Aku nggak pecaya terus mencari bukti, mencari semut yang lain. Keluar semut yang masih warna pucat, mereka jalan juga. Ketemu dengan semut yang warna coklat tua, tidak saling menggigit, atau malah "memberi salam" satu sama lain. Demikian juga kalau yang masih pucat itu (semut muda) jumpa dengan yang masih muda tidak saling menggigit.

Lama aku perhatikan, satu-satu semut yang keluar dari liang, kemudian saling menggigit dan mati, sedangkan yang masih muda bebas berkeliaran di mana-mana. Mungkinkah mereka "undur diri" dan memberikan kesempatan bagi yang muda untuk hidup. Atau memang sudah menjadi tugas semut kalau anak-anak menetas harus mati, seperti ikan salmon yang rela berkilo-kilo menuju hulu sungai, setelah bertelur, mati. Atau jenis "serangga sehari" usai bertelur dan anak menetas, langsung mati. Menunaikan tugas, demi keturunan.

Unik juga kehidupan ini. Tuhan Maha Besar, masih banyak kehidupan di sekitar kita yang sangat unik, dan masih rahasia.

No comments: